PRINSIP - PRINSIP DALAM SEGMENTASI

Rabu, 13 April 2011

REPORTASE KE - 5 MANAJEMEN PEMASARAN DAN JASA PENDIDIKAN


Reportase kali ini membahas mengenai prinsip-prinsip tekait dengan segmentasi dalam membahasan pertemuan minggu lalu.


Prinsip – prinsip untuk menjadikan pertimbangan segmen :

·   Terukur . dimana terkait dengan besar atau kecilnya, terkait dengan daya beli yang berhubungan dengan penghasilan (purchase in power)

·   Accessibility, dimana aksesibilitas terkait dengan pelayanan yang diberikan kepada konsumen.

·   Keuntungan, perlu diperhitungkan dahulu untung atau ruginya sebelum dibukanya pevusahaan atau bisnis yang baru akan dijalankan.

·   Actionable, lebih ke arah dapatkah diwujudkan atau tidak sama sekali.


Setelah merumuskan kita harus mengevaluasi, diantaranya;

·   Dapat dievaluasi berdasarkan ukuran benar atau tidaknya.

·   Seberapa attativenya, seberapa besanya, seberapa dinamisnya permintaan pasar.

·   Sumber daya yanmg dimiliki.

Berdasarkan pembagiannya pasar dibedakan menjadi dua jenis;

·   Different Marketing, pasar yang membagi-bagikan/membeda-bedakan (segmen) suatu pasar.

·   Undifferent Marketing, pasar yang tidak membagi-bagikan segmen.

·   Consentrate marketing, pasar yang focus.

·   Market Covered Strategic, disini penjual tidak membuka toko, namun barang yang dijual tidak pasaran yang dapat dijajakan penjual lainnya, namun biasanya penjual hanya membuka stokist, misalny TIENS, Oriflame, Sophie Martin, dll.

Dilihat dari cara bagaimana mempromosikannya, yaitu :

·   Posisi, posisi strategis sangat menentukan. Karena kita dituntut untuk memberikan kenyamanan dalam memposisikan toko.

·   Adventages, keuntungan juga bias dilihat dari keuntungan yang kompetetif yang harus mampu mempromosikan tempat yang strategis.

·   Strategi mempromosikan, dengan membuat brosur, pamphlet, poster, ataupun bias dengan melalui media televise, majalah, radio.

Dilihat dari cara bagaimana mengkomunikasikan dan mengarahkan, penyampaian di KFC, McD, jauh berbeda dengan pelayanan di warteg.

Ada beberapa cara untuk mempromosikan, pertama melalui media yang komunikatif dan yang kedua adanya feedback, yang dimaksud disini adalah manfaat yang didapat.

Kemudian dilihat dari bagaimana membuat konsumen merasa lebih hebat, produsen harum memiliki anggapan apapun yang dikonsumsi harus merasakan perkembangannya.

REVISI TUGAS PELUANG USAHA JASA

Rabu, 30 Maret 2011

Fattia Rakhmalianni
1445096073
Manajemen Pendidikan NonReg 2009

PAUD Merah Putih

 


PAUD Merah putih memiliki filsofi yang terkandung di dalamnya, nama Merah Putih itu sendiri menggambarkan semangat juang dari para pengajar setrta peserta didik yang terlibat didalamnya. Sehingga begitu pula dengan tujuan sekolah ini dibuat  untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan di masa dewasa.
Pada awalnya, PAUD ini dibuat karena didaerah tempat tinggal saya jarang sekali terdapat PAUD, padahal disisi lain yang saya lihat banyak anak-anak kecil disekitar, namun mereka pun bersekolah jauh dari tempat tinggal, di PAUD ini sendiri kami juga membuat suasana yang sangat membangun kreativitas anak, serta memberikan pengalaman terbaik bagi anak-anak.Dengan demikian peserta didik yang usianya bekisar 0 sampai 6 tahun ini dapat membangun semangat belajarnya. Karena di usia emas ini anak bisa mengeksplorasikan dirinya.
Fasilitas yang kami sediakan cukup memenuhi standar yang telah diatur sebagaimana mestinya. Mulai dari peralatan kelas, sampai taman bermain anak pun kami menyediakan. Karena kami sesuaikan dengan lingkungan sekitar, lahan yang cukup membuat kami mampu membangun taman bermain anak yang terbilang cukup. Jadi anak bisa bermain disaat waktu istirahat.
Kegiatan belajar kami lakukan di luar ataupun di dalam kelas disetiap hari senin sampai sabtu mulai dari pukul 08.00 WIB sampai 10.00. kegiatannya meliputi calistung bagi Preschool/ Kindergarten children (3-6 tahun), kemudian kami pun mengadakan kegiatan belajar sambil bermain bersama Toddler (2-3 tahun), dimana pada usia tersebut anak belum dapat memilah kata-kata yang tepat untuk dikatakan, atau kosa katanya masih minim. Untuk tingkatan Infant (0-1 tahun) kami menjalankan kegiatan yang sifatnya (Penitipan Anak).  Ini bisa disebabkan oleh orang tua dari baby sibuk bekerja atau ada alasan-alasan tertentu.
Pada kegiatan diluar kelas, kami akan mengadakan kegiatan study tour diaman orangtua bisa mendampingi anaknya saat belajar diluar kelas, ini bertujuan untuk membangun komunikasi yang baik antara orangtua dengan anak.
Sekiranya ini yang dapat saya rencanakan, terimakasih....

Segmentasi Pasar Jasa Pendidikan

REPORTASE PERTEMUAN KE-4 MANAJEMEN PEMASARAN DAN JASA PENDIDIKAN
Jakarta, 23 maret 2011. Pada posting ke-5 saya, kali ini dalam perkuliahan Manajemen Pemasaran dan Jasa Pendidikan, dosen kami Amril Muhammad, SE., M.pd. menjelaskan bahwa pada prinsipnya pasar adalah tempat bertemunya pembeli potensial dan penjual atau penyedia layanan produk (barang dan jasa). Dan didalamnya digolongkan menjadi beberapa jenis pemasarannya, yaitu;
1.      Mass Marketing
Dimana dalam penjualannya yang dalam skala besar menghasilkan produk yang banyak, namun harga yang ditawarkan tidak terlalu mahal. Dapat dicontohkan pada PT. Coca-Cola, mereka memproduksi secara besar-besaran tanpa takut rugi, karena mereka dapat mendistribusikannya hampir diseluruh dunia dan dapat diterima orang banyak. Atau misalnya di PRJ, disana banyak penjual dan banyak pula pembeli, karena mereka beranggapan tidak akan rugi selama banyak pembeli.
2.     Eksklusif marketing,
Dalam jenis ini sering disebut kebalikkan dari definisi Mass Marketing tadi. Karena mereka memproduksi atau menjualnya sedikit.
3.    Variety Product Marketing
Dalam jenis ini penjualan produk yang ditawarkan bervariasi dimana terdapat features yang berbeda atau tambahan gaya (style), ukuran yang variatif, serta kualitas. Misalkan dalam penjualan kemeja atau baju yang berkerah, dapat ditambahkan bermacam model, seperti ada baju (kemeja) berkerah sanghai, kerah V, dan sebagainya.

 Segmentasi pasar adalah membagi pasar menjadi beberapa kelompok, yang dibedakan menurut kebutuhan, karakteristik, atau tingkah laku, yang mungkin membutuhkan produk yang berbeda. Begitu penjelasan Pak Amril mengenai definisi dari segmen pasar, yang kemudian dilanjutkan dengan menjelaskan hal-hal dalam melakukan proses segmentasi, diantaranya ;
  • Mengidentifikasikan dasar pembuatan segmentasi
Yang termasuk didalamnya yaitu, geografis, demografis, dan psikografis. Sebagai mana perinciannya sebagai berikut :
1.       Geografis: membagi pasar berdasarkan cakupan wilayah :
§   Nation :  menjual produk di dalam atau di luar negeri.
§   State (negara) : mengenai pertimbangan aturan – aturan di negara yang bersangkutan.
§   Region (wilayah) : wilayah dimana saja yang merupakan cakupan pasar untuk tempat tujuan pengiriman.
§   Cities (kota) : mempertimbangkan wilayah tempat pembuatan atau penyebaran hasil produksi. Dilihat juga dari strategi pembayaran. 
2.     Demografis : yang membagi pasar berdasarkan ;
§   Usia : mengidentifikasinya berdasarkan usia. Biasanya disesuaikan usia pada saat menjual baju, gayanya disesuaikan dengan umurnya.
§   Gender (jenis kelamin) : ini jelas, karena antara lelaki dan perempuan terlihat jelas dibedakan, misalnya banyak kita jumpai produk-produk yang dikhususkan untuk wanita, atau pria. Topi, sepatu, baju, dan sebagainya.
§   Family size : faktor ini melihat dari banyak sedikitnya jumlah anggota dalam suatu keluarga. Misalnya dalam membeli mobil keluarga yang beranggotakan banyak maka akan lebih memilih mobil berukuran besar dengan kapasitas yang bisa memuat banyak orang. 
§   Family  life recycle : faktor ini biasanya terdapat pengklasifikasian. ini dicontohkan misalnya ada sepasang suami istri yang ingin berlibur hanya dengan suaminya saja, maka mereka hanya membeli paket liburan yang khusus dua orang tanpa anak.
§   Pendapatan (gaji) : faktor gaji disini dapat diklasifikasikan, dari jumlah gaji yang bawah, menengah kebawah,tengah, menengah keatas, kadudukan tertinggi.
§   Jenis Pekerjaan : dibedakan berdasarkan jenis pekerjaanya apakah dia seorang manajer, atau hanya pegawai biasa.
§   Latar Pendidikan : dapat disesuaikan dengan tingkat kelulusannya dan berhubungan juga denga jenis pekerjaannya.
§   Religion (agama) : adanya faktor yang mengidentifikasdi dengan keyakinan seseorang terhadap agama yang dianutnya, contohnya halal atau tidaknya makanan. Karena umat muslim diharamkan untuk memakan makanan yang diharamkan.
§   Ras : ini diidentifikasi berdasarkan ras, misalnya ada pembedaan kulit  hitam dan putih (di Amerika).
    1. psikografis : membagikan pasar berdasarkan:
      • kelas sosial : tinggi, rendah, sedang
      • life style : cassual, glamour, trendy
      • personality : ambisius, otoriter, ordinary.
  • Menentukan dasar segmentasi, orang atau bisa juga kita mengembangkan profil dari segmen. Misalnya kita membuat TK atau penitipan anak, disini jelas, apakah anak diasuh atau hanya diajarkan bernyanyi dansebagainya.
Yaaa seperti itulah, jadi pada intinya pertemuan kali ini kami hanya membahas sampai proses segmentasi. Minggu depan akan dilanjutkan kembali. Tentunya dengan topik yang berbeda, terimakasih...